Senin, 14 April 2025

Waktu bukanlah "uang"


Waktu adalah kehidupan. 

Kita  dapat menggunakan kehidupan untuk apa saja, tetapi kalau seluruhnya hanya kita gunakan untuk mencari uang semata, maka sesungguhnya apalagi yg akan bisa kita kenang ? 

Waktu merupakan hakekat uang yg sebenarnya, karena kita tdk akan dpt menghasilkan uang tanpa menggunakan waktu untuk memperolehnya. Namun kita hanya mempunyai waktu untuk dipakai dlm jumlah yg terbatas. Oleh karena itu gunakanlah waktu secara bijaksana. 

Karena sejatinya. 

Masa kecil hanya bisa dikenang. 
Masa remaja hanya bisa diingat dan tdk bisa terulang. 
Masa dewasa hanya bisa kita ingat kembali untuk hal2 negatif dan berusaha untuk merubahnya ke arah positif. 
Dan saya ada pada masa ini. 

Mata metamorfosis. Jadi ingat kembali pelajaran Bu Roby Guru Biologi saat saya SMA kls 3 dahulu. Beliau mengingatkan saya atas waktu. Disetiap materi yg beliau sampaikan ada seidikit terselip tentang ilmu agama. Tp yg saya ingat mengenai waktu. "Gunakanlah waktu kalian sebaik mungkin, karena waktu tdk akan terulang kembali. Dan jika bisa diulang mungkin tdk akan sama hasilnya" 
Beliau Guru tegas menurut saya. Karena tugasnya yg banyak, sebagian mnyebutnya kiler. Namun bagi saya, dr banyaknya tugas yg beliau berikan dengan sendirinya materi tersimpan diotak saya tanpa harus banyak membaca. Terutama bahasa2 latin tumbuh2 han kala itu, beliau juga menceritakan suaminya yg seorang pengacara serta tugas rumahnya yg beliau kerjakan sendiri tanpa bantuan asisten rumah. Padahal beliau padat mengajar. Mulai dari kls 1 sampai 3 SMA. 

Kedua, Guru Fisika. Pak Nana. Saat saya kls 3 SMA. Beliau juga mengajarkan tentang kehidupan didlm materi yg beliau sampaikan. Jadi, fisika saat itu terasa mudah (asal jangan salah menghitung+salah rumus ya) hehe. ๐Ÿ˜
"Manusia jika bersatu atau berkelompok, apapun yg mereka lakukan.Hasilnya pasti jauh lebih baik. B.study Fisika inilah yg selalu berkelompok setiap ada tugas yg melakukan alat seperti paralon, tanah liat, air yg saya masih ingat sampai sekarang. Tentang mengukur jarak dan kecepatan. 
Salut, meskipun beliau sudah cukup umur saat itu, semangatnya untuk mengajar patut diacungkan jempol. Sampai2 beliau pernah pingsan disekolah. 

Ketiga, Pak Deden Guru MTK saat saya kls 1 SMA. Beliau selalu mengadakan remedial 1,2,3 . Jika sudah 3x. Selesai sudah nilai akhir kalian. Dan disetiap soal beliau selalu membuat soal A,B,C,dan D. Terkadang sampai E. Jadi ada 5 macam. Jadi sulit untuk mencontek, karena masing2 tdk bisa diprediksi dpt soal A atau B atau dst. jika ada yg mencontek, kertas diambil dan dirobek. Biasanya saling sahut2 tan dan kelas menjadi berisik karena posisinya mungkin soal yg sama jaraknya jauh2. Yg memberitahupun sama, akan diambil kertasnya. Tamat sudah. Meskipun 2/3 soal saja, namun soal itu mempunyai anak dan membutuhkan jawaban yg panjang sekali. Terutama rumus x dan y yg ingat. Bagi saya beliau mengajarkan arti "Kejujuran" ini sangat penting dalam kehidupan. Dan anehnya nilai SMA MTK saya saat UN tertinggi diantara nilai yg lainnya. Padahal saya hanya mengerjakan latihan2 buku UN yg org tua saya berikan saat itu untuk dipelajari. Alhamdulillah. 


Keempat, Bu Nana.Guru kimia. Beliau sudah sangat berumur kala itu. Modis, selalu memakai sepatu tinggi dan cerewet banget. Tp saya salut. Karena selain selalu membuat tugas yg banyak, beliau juga selalu memberikan waktu untuk mengetes masing2 dari kami untuk maju ke depan kls dan mengerjakan 1 soal yg jawabannya panjang. Sama seperti halnya guru MTK Pak Deden. Namun pak deden masih ada intruksi untuk memberitahu.lain dengan beliau. Kita yg mengerjakan sendiri, jika banyak tanya bakal dimarahin. Serem sih dengan kata2 kasarnya. Tp saya tahu, jika maksudnya baik. Lucunya menyebutkan jika masuk paskibra .nilai kimia kalian aman. Wkwkwk ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ tertawa dlm hati. Karena saya sudah masuk PMR dan Basket. Yg bisa diambil dr beliau "kalau mau bisa, belajar yg bener jangan ngandelin org atau nyontek" beliau tau banyak diantara kami yg seperti itu. Karena ketika disuruh maju ke depan kls untuk mengerjakan ada saja yg tdk bisa ada juga yg bisa tp tdk diselesaikan sampai akhir. Alhamdulillah saat bagian saya maju, saya bisa menyelesaikannya sampai akhir. Itupun karena semalamnya saya latihan, takut2 kalau saja tiba2 dipanggil. Hahah


Kita balik lagi ke pembahasan awal. Tentang waktu. 

Kesimpulannya: 
Bu Roby Guru Biologi  "metamorfosis"
Pak Nana Guru Fisika "Berkelompok" 
Pak Deden Guru MTK "kejujuran" 
Bu Nana Guru Kimia "kerja keras" 


Jika kita gabungkan. 
Seperti kupu2. ๐Ÿฆ‹๐Ÿฆ‹
Menurut saya. Jika berkelompok maksudnya disni bersatu. 

๐Ÿฆ‹๐Ÿฆ‹๐Ÿฆ‹๐Ÿฆ‹๐Ÿฆ‹ kupu2 yg bersatu dengan kelompoknya jujur dan bisa bekerja keras satu sama lain, untuk meraih sesuatu  pasti akan ada jalan kearah yg dituju. Sama dengan waktu : waktu yg bisa diatur sedemikian rupa sesuai dengan scedule maka akan berguna waktu itu. ๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน



Yg saya sayangkan pada saat SMA kala itu. 
Saya dikucilkan, dibilang sombong dan belagu. Padahal saya benar2 tdk mengerti bahasa yg mereka pakai. 
Saat itu saya bersekolah di Karawang. Sebelumnya smp di cibubur. Saya diam seribu bahasa dan memerhatikan perkataan2 yg mereka ucapkan.  "Kalimat sunda" tentunya. Saya tdk mengerti satu katapun. 
Saya hanya sesekali berbicara dengan teman sebangku saya "evi anwar" . Dan dengan berjalannya waktu saya mulai membeli kamus dll . Kemudian saya memberanikan diri untuk ikut berbincang2. Mungkin bahasa sunda saya aneh tp ya proses. Lama2 bisa alhamdulillah. 


Ya begitulah akhirnya, saya memutuskan menjadi org yg pendiam saat itu. 


"Saya hanya akan ramai, jika berkumpul dengan org2 yg bisa menerima saya apa adanya"